Allah Ta’aala berfirman :
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ
“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki”. ( QS .Al-Hajj : 18
إن الشمس والقمر آيتانِ مِنْ آيَاتِ الله لاَ تنْخَسِفَانِ لِمَوتِ أحد. وَلاَ لِحَيَاتِهِ. فَإذَا رَأيتمْ ذلك فَادعُوا الله وَكبروا وَصَلُّوا وَتَصَدَّ قوا”.
Oleh :Abu zakariyya rizky hidayat
”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”
ما من أحد أغير من الله أن يزني عبده أو تزني أمته يا أمة محمد لو تعلمون ما أعلم لضحكتم قليل ولبكيتم كثيرا
disini, diantara sebab syar'i yang di sebutkan nabi muhammad bahwasannya dengn tanda2 kebesaran yang di perlihatkan allah seperti gerhana matahri dan gerhana bulan mendorongkan kita untuk ber istighfar, untuk kemudian menyesali dosa dosa yang kitaa perbuat. dan ketika allah mampu menjadikan gerhana mtahari dan bulan .mka allah juga mampu mmbri blsan kpada org3 yg bermksiat kepadanya.
akan tetapi allah taala Latiifun bi ibadih, alllah maha lembut..maha luas rahmatnya,allah maha luas ampunannya.
لا يعجل الله الناس بما كسبوا ما ترك على ظهره من دابة
dan jikalau allah hendak mempercepat hukuman kepada manusia di sebabkan dosa2 mereka..maka tidak ada yang pantas hidup di muka bumi ini, tidak ada ynag berhak hidup di ats cipataan allah subhanahu wataala,tidak ada lagi yg mendapatkan rezki dri allah, tidak ada yang berhak mendapatkan kesehatan..tidak ada yang berhak mendapatkan harta benda, akan tetapi allah sangat sayang kepada kita...allah menutupi aib2 kita, allah mengampunkan dosa2 kita, andaikan dosa memiliki bau..tak seorang pun di antara manusia yang berkenan dekat denagn kita, akan tetapi allah menutupi aib2 kita..mengampunkan dosa2 kita..oleh karnanya allah memanggil kita di dalam alquran
Qul ya ibadi..alladziina asrofu ala anfusihim la taqnatu ( berputus asa) min rohmatillah...innallaha yagfiru dzunuba jamia..
Alam ya'ni lilladzi aamanu antakhsayaa qulubuhum lidzikrillah
apakah belum tiba masanya orang2 yang takut kepada allah..untuk segera kembali kepada allah swt.
apa yang membuat kita begitu larut dalm kemaksiatan, apa yang membuat kita bangga hidup di dunia ini. sedangkn kemtian setiap saat mengintai kita. oleh karna nya nabi mengingatkan kita..
لو تعلمون ماأعلم لضحكتم قليلا ولبكيتم كثيرا
ketika sebagian manusia di luar sana menganggap gerhana bulan atau matahari adalah fenomena yang biasa ,hahyalah ke ajaiban menurut mereka, bahkan di jadikan untuk bertamasya, rekreasi vahkan bnyk yng bermaksiat di malam2 yg seperti ini..maka bersyukurlah kepada allah ketika kita di pilih menjadi orang2 yg menghidupakn sunnah rosulullah. semoga allah merahmati kita.mengampunkan dosa2 kita perbnyak lah istighfar kepad allah..
allah berfirman dalam alquran..
wamakanallahu liyuadzibahum wa anta fihim. wamakanallah muadzibahum wahum yastaghfirun
dalam ayat ini allah menyebutkan 2 syarat, allah tidak menurunkan hukuman..kepada hamba2 yg ada di permukaan bumi ini
syarat yg pertama
tidak mungkin aku menghukum mereka wahai muhammad sedangkan ebgkau masih hidup di tbgh2 mereka , kata para ulama syarat yg pertama ini sudah hilang..sudah di cabut.dengn kematian rosulullah saw
tertinggallah syarat yg kedua
maka tidaklah allah menimpakan sebuah azab sedang di antara kamu sedang kmu msih ada yang ber istighfar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar