DUNIA IBARAT AIR
OLEH:📓Abu zakariyya Rizky hidayat alindunisi.
Allah azza wajalla mempermisalkan dunia ini seperti air,yang pertama air itu tidak pernah tinggal di suatu tempat.
Begitu juga dunia,dunia adalah sesuatu yang akan meninggalkan kita atau kita yang akan meninggalkannya.
Dunia yang kita kejar,dunia yang kita cari,dunia yang membanting tulang kita untuk mendapatkannya, berjibaku bahkan ada yang melakukan segala macam cara? maka sesungguhnya ketahuilah ia adalah sesuatu yang sangat fana dan tidak bernilai di sisi allah azza wajalla
Nabi menyebutkan dalam hadits
لوكانت الدنيا تعدل عند الله جناح بعوضه ماسقى كافرا شربة ماء.(رواه الترميذي)
jika lau dunia itu memiliki nilai disisi allah seperti nilai Sehelai sayap nyamuk maka tak seorang pun di antara orang kafir yang di beri minum oleh Allah jalla jalaaluhu walaupun seteguk air (HR.TARMIDZI).
Akan tetapi yang namanya dunia adalah ADDANIAYAH sesuatu yang hina dan ADDUNU sesuatu yang dekat,maka coba kita perhatikan allah azza wa jalla memberikan dunianya kepada orang orang yang ia cintai dan kepada orang orang yang ia benci,bahkan mungkin bagian dari orang kafir dunia ini lebih banyak mereka dapatkan ketimbang orang orang beriman,tapi jangan sekali kali kita menganggap itu merupakan ukuran kemulian.
Oleh karenanya allah azza wajalla berfirman dalam alquran.
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ.
Artinya:Maka ada pun manusia ketika allah mengujinya dan di muliakan serta di berikan nikmat yang berlebih maka mereka mengatakan "tuhanku memuliakan aku" (QS SURAT ALFAJR)
Sebagaiaman perkataan orang kafir di zaman nabi yang allah mengabadikan perkataanya di dalam alquran.
أَفَرَأَيْتَ الَّذِي كَفَرَ بِآيَاتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالًا وَوَلَدًا.
Apakah engkau tidak melihat wahai muhammad orang yang mendustkan ayat" kami kufur dengan ayat2 kami,maka kemudian ia mengatakan saya ini banyak anak dan harta (QS.MARYAM)
Lantas sebalikanya allah mengatakan dalam Alquran dengan surat yang sama Alfajr.
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ.
maka adapun manusia ketika allah mengujinya dengan cara di sempitkan hartanya lalu ia mengatakan saya dihinakan oleh allah azza wajalla.
(QS.ALFAJR).
Mungkin ada sebagian kalangan mengatakan "Saya sudah rajin sholat akhi,saya sudah rajin puasa,saya sudah rajin bangun malam guna sholat tahajjut,namun kenapa rejeki saya segini gini aja dan pas pas an? allah tidak adil?
Saudaraku fillah ketahuilah ukuran kemulian tidak pernah di nilai dari sisi itu.
karena sesungguhnya Orang orang yang mulia disisi allah adalah orang2 yang bertaqwa di hadapanNYA
dan orang yang paling hina adalah orang yang jauh dari allah azza wajallah walaupun bergelimang harta yang banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar