Rabu, 18 Oktober 2017

BENARKAH LIPIA AJARKAN ISU KEKERASAN DAN TERORISME

Benarkah lipia ajarkan isu kekerasan dan terorisme?

Oleh:Abu zakariyya rizky hidayat alindunisi.

Isu wahabi sebagai cikal bakal terorisme di Indonesia tengah kencang disuarakan oleh beberapa pihak. Diantara yang paling vokal berbicara dan memberikan pernyataan tersebut adalah Ketua PBNU .bahkan beliau mengatakan bahwa semua teroris adalah Wahabi.

Lebih lanjut, isu terorisme kemudian disangkut-pautkan dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta. Beberapa orang menyebut bahwa LIPIA Jakarta mengajarkan paham kekerasan dan terorisme.

Isu ini ditepis langsung oleh Dr Abdullah As-Sulamy, Direktur Akademi Luar Negeri Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud. Untuk diketahui, saat ini LIPIA Jakarta merupakan satu-satunya cabang Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud di Indonesia.

Menurut Dr As-Sulamy, keberadaan LIPIA di Indonesia merupakan satu hal yang telah diketahui dan disetujui pemerintah Indonesia sejak pertama kali didirikan.

“Semua mata kuliah dan kurikulum di kampus ini diketahui dan disetujui oleh Kementerian Agama Republik Indonesia,” kata Dr As-Sulamy dalam konferensi pers di Gedung LIPIA, Jumat (2/9/2016).

Bahkan, kata Dr As-Sulamy, pembukaan tiga cabang LIPIA di beberapa kota di Indonesia akan melibatkan sedikitnya tujuh lembaga kenegaraan. Yang itu menjadi penanda bahwa tidak ada masalah dengan sistem pengakaran di kampus LIPIA Jakarta.

Dr As-Sulamy juga menyebut bahwa tujuan dari dibangunnya LIPIA Jakarta dan cabang-cabang lainnya adalah sebagai sarana pengajaran, pendidikan dan juga kebudayaan.  Tidak sedikit pun ada mata kuliah yang mengajarkan kekerasan dan paham terorisme.

FOKUS_ISLAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar